Tugas 4 : Perkembangan Teknologi Seluler
- Jelaskan alasan yang melatar
belakangi perkembangan
teknologi seluler!
- Berikan contoh dari
masing-masing teknologi seluler!
JAWABAN
1. Alasan yang melatar
belakangi Perkembangan Teknologi Seluler
Komunikasi merupakan
aktifitas pertukaran pesan atau informasi dari setiap pengirim dan penerima
pesan atau informasi dari setiap pengirim dan penerima pesan dari informasi
tersebut. Komunikasi merupakan salah satu bagian yang paling dipengaruhi
oleh adanya perkembangan teknologi. Teknologi komunikasi adalah suatu sistem
yang dilakukan oleh masyarakat modern untuk saling berhubungan satu dengan yang
lain untuk melakukan pertukaran pesan lewat panca indera sebagaimana fungsi komunikasi dalam manajemen logistik .
Perkembangan teknologi secara langsung akan berpengaruh terhadap perkembangan
dalam dunia komunikasi.
Perkembangan teknologi
telah meningkatkan gaya hidup masyarakat. Manusia diciptakan untuk saling
melengkapi, hal ini yang membuat manusia terdorong untuk dapat mempermudah cara
berkomunikasi seperti fungsi komunikasi dalam pekerjaan kantor .
Alat komunikasi yang digunakan semakin canggih seiiring dengan berkembangan
dunia modern. Kurang lebih 30 tahun yang lalu, di Indonesia baru mengenal
adanya telepon genggam yang memiliki ukuran yang sangat besar dan berat
, kemudian hingga saat ini, telepon genggam yang beredar semakin hari
semakin tipis dan ringan. Berikut alasan yang melatar belakangi perkembangan
teknologi :
1. Memudahkan
Komunikasi
Suka tidak suka
kehadiran teknologi sangat memudahkan dalam komunikasi. Kini setiap orang
dengan bantuan teknologi dapat berkomunikasi dalam waktu yang cepat dan juga
tanpa ada batasan jarak. Tentu saja hal ini memberikan pengaruh positif pada
perkembangan dunia komunikasi. Terlebih lagi jika dibandingkan dengan jaman
10-20 tahun yang lalu, maka akan terlihat bagaimana teknologi memberikan
sentuhan terbaiknya dalam bidang komunikasi seperti penerapan komunikasi dalam jaringan .
2. Mempercepat
Komunikasi
Jika dahulu dengan berkirim
surat anda akan bisa mendapatkan balasannya paling cepat 2 minggu. Kini
ceritanya akan jauh berbeda, sebab dalam hitungan detik anda sudah bisa
mendapatkan balasan pesan jika berkirim pesan lewat sms. Tentu saja hal ini
tidak akan terjadi tanpa adanya pengaruh teknologi yang diaplikasikan dalam
bidang komunikasi. Sebab kini anda bisa dengan mudah dan cepat mendapatkan
segala informasi, sehingga ketika ada hal yang urgent dapat segera mengetahui
dan mengatasinya dalam peranan komunikasi dalam media sosial .
3. Memudahkan
Pekerjaan
Tidak dipungkiri juka
kemudian komunikasi hadir dalam memepermudah pekerjaan. Penggunaan komputer dan
internet saat ini semakin memudahkan dan mengefisiensikan pekerjaan manusia.
Jika dahulu anda harus menulis laporan, mengetik menggunakan mesin tik, namun
dengan hadirnya teknologi kini segala pekerjaan anda lebih mudah. Dengan
program yang tersedia anda tinggal memasukkan data dan membiarkan komputer
mengolahnya.
4. Komunikasi Lebih
Efisien
Jika dahulu komunikasi
berjalan dengan sangat lambat dan hanya bisa dilakukam face to face. Kini
berkat teknologi semuanya jadi lebih mudah, anda bahkan bisa melihat satu sama
lain tanpa harus berdekatan. Jarak bukan laginmenjadi penghalang selama anda
menggunakan gawai yang canggih. Bahkan kini hampir semua alat komunikasi
dipadukan dengan teknologi ini. So, saat ini jika bicara soal komunikasi maka
rasanya sudah tidak ada batasan dan kekurangannya lagi, sebab perkembangan
teknologi akan langsung berimbas pada teknologi komunikasi dlaam media komunikasi moderen .
5. Peralatan
Komunikasi Lebih Canggih
Hadirnya gawai dan
peralatan komunikasi yang canggih tentunya dipengaruhi oleh perkembangan
kecanggihan teknologi. Saat ini ponsel yang dibanderol dengan harga 1 jutaan
saja bahkan sudah bisa mengaplikasikan teknologi yang canggih. Karena itulah
kemudian kini banyak sekali beredar ponsel dengan harga ekonomi namun
dibalut dengan teknologi yang menjanjikan. Tentu saja hal ini sangat membantu
dan juga memberikan pengaruh bagi perkembangan dalam dunia perkomunikasian.
6. Akses Informasi
Lebih Cepat
Dengan adanya
perkembangan teknologi terutama penggunaan internet dalam komunikasi. Kini anda
bisa dengan mudah mendapatkan informasi dengan cepat. Terlebih lagi saat ini
banyak sekali provider komunikasi yang sudah meningkatkan kecepatan aksesnya.
Tentu saja hal ini semakin mempengaruhi proses informasi dalam komunikasi dapat
diperoleh dengan lebih cepat, dahulu berkembag teknologi 3G kini anda bisa
mengakses segala informasi dengan lebih cepat dengan bantuan jaringan 4G yang
pastinya akan membuat anda semakin puas dan menyenangkan dalam berkomunikasi.
7. Menghubungkan
Banyak Orang
Ada banyak sekali
kisah orang orang yang terputus kontak atau bahkan hilang kembali dapat bertemu
lewat jaringan komunikasi. Tentu saja hal ini merupakan sebuah keajaiban yang
hanya bisa diberikan oleh sentuhan teknologi dalam komunikasi. Kehadiran
teknologi dalam komunikasi memungkinkan banyak orang untuk dapat saling
terhubung melalui media sosial, bahkan kita dapat mengenal banyak orang dari
berbagai belahan dunia. Tentu saja hal ini serupa dengan dunia berada dalam
gengaman anda sebagai pengaruh media baru dalam komunikasi .
8. Akses Tak Terbatas
Kini dimanapun anda
berada dibelahan bumi manapaun tetap dapat berkomunikasi dengan keluarga tanpa
ada hambatan. Tentunya hal ini semakin mengikis jarak yang jauh jadi dekat dan
yang dekat bisa menjadi jauh. Pastinya teknologi memberikan pengaruh terhadap
kemudahan dalam akses yang tak terbatas bukan hanya mengenai informasi. Namun
juga menghapus jarak yang jauh sehingga kini dimanapun anda berada selama masih
terjangkau sinyal provider maka jangan takut akan kehilangan informasi.
9. Persaingan Di
Bidang Teknologi Komunikasi
Tahukan anda bahwa
perkambangan teknologi dalam komunikasi juga memunculkan persaingan. Saat ini
semua provider dan juga produsen gawai berlomba lomba menciptakan teknologi
komunikasi yang dapat digunakan oleh manusia. Perkembangan teknologi
menciptakan persaingan yang semakin ketat dan juga persaingan sengit. Ada yang
membandrol dengan harga murah dengan teknologi standar dan juga harga sekangut
dengan kecanggihan teknologi yang mumpuni.
10. Kemudahan Bertukar
Informasi
Perkembangan teknologi
komunikasi menyebabkan banyak sekali kemudahan dapat dirasakan oleh manusia.
Salah satunya adalah kemudahan untuk saling bertukar informasi. Anda dapat
dengan mudah mendapatkan informasi dari berbagai sumber dan dari belahan dunia
manapun. Anda juga bisa memantau setiap informasi terbaik di semua bidang baik
politik, sosial, hingga ekonomi.
11. Mendekatkan Jarak
Perkembangan teknologi
dalam komunikaso mampu mengikis jarak antar belahan dunia. Anda bahkan bisa
tersa sangat dekat dengan saudara atau kerabat yang letaknya bisa jadi berada
pada zona waktu yang berbeda. Sehingga tentunyanya tidak akan ada hanbatan yang
bisa dirasakan. Hanya saja memang masih erbatas pada tidak adanya kemampuan
untuk bersentuhan secara fisik, sebab hingga kini masih belum ditemukan
teknologi yang demikian.
12. Ketergantungan
Teknologi
Tahukan ada bahwa
keberadaan teknologi menyebabkan manusia menjadi ketergantungan. Mereka bahkan
tidak bisa lepas dari teknologi. Bisa jadi teknologi menjadi hal yang paling
sulit dilepadkan dimanapun berada. Faktanya banyak sekali orang yang bahkan tak
bisa lepas dari gawainya meskipun hanya sehari saja.
13. Kecepatan
perkembangan Dunia
Tentu saja dengan
adanya teknologi komunikasi yang semakin berkembang menyebabkan kecepatan dalam
perkembangan dunia. Teknologi komunikasi yang berkemabang menyebabkan perkembangan
di berbagai bidang baik itu sosial, politik bahkan hingga ekonomi
Sumber
:http://pakarkomunikasi.com
2. Contoh dari masing-masing teknologi seluler
1. Teknologi
Generasi Pertama (1G)
Generasi pertama atau
1G merupakan teknologi handphone pertama yang diperkenalkan pada era 80-an dan
masih menggunakan sistem analog. Generasi pertama ini menggunakan teknik
komunikasi yang disebut Frequency Division Multiple Access (FDMA). Teknik ini
memungkinkan untuk membagi-bagi alokasi frekuensi pada suatu cell untuk
digunakan pada masing-masing pelanggan dalam cell tersebut, sehingga setiap
pelanggan saat melakukan pembicaraan memiliki frekuensi sendiri.
Contoh :
a. AMPS (Advanced
Mobile Phone Service) atau IS-136 di Amerika Serikat.
Teknologi dikembangkan
sekitar tahun 1970-an, pertama kali diperkenalkan di New Jersey dan Chicago
pada tahun 1978 dan dikomesialkan di Amerika Serikat tahun 1983 dan berakhir
pada tahun 2000, AMPS menggunakan frekuensi 800 MHz "Cellular" FM band
AMPS cara kerjanya hampir sama dengan IMTS (0G).
b. NMT ( Nordic Mobile
Telephony) di Negara-negara Skandavia (Denmark, Finlandia, Norwegia dan
Swedia), Swish, Belanda, Eropa Timur (Hungaria, Polandia, Bulgaria, Republik
Ceko, Slovakia, Slovenia, Serbia, Kroasia, Bosnia, negara-negara Baltik), Rusia
sebagian Timur Tengah (Oman) dan sebagian Asia.
Teknologi ini
berkembang sekitar tahun 1980-an. Kemudian NMT 450 dikembangkan oleh Ericsson
dan Nokia tahun 1981 yang beroperasi pada frekuensi 450 MHz dengan menggunakan
FDD (Frequency division duplex) FDMA. Ada juga NMT-F versi Prancis dari NMT900
diperkenalkan tahun 1986 yang beroperasi pada 900 MHz.
c. HICAP, di Jepang.
HICAP dikembangkan
oleh NTT (Nippon Telegraph and Telephone) bulan Desember 1988, dengan
frekuensicarrier 25KHz dan menggunakan FDMA sebagai jaringan dari NTT mobile
solution.
d. TACS (Total Access
Communications System) di Inggris, Italia, Spanyol, Austria, Irlandia, Jepang
dan beberapa negara Eropa.
Teknologi yang
dikembangkan Motorola yang hampir sama dengan AMPS diperkenalkan tahun 1985.
Merupakan standar analog yang dominan dipakai di Eropa yang beroperasi pada
frekuensi 900 MHz. Di Jepang TACS dikenal dengan nama Japanese Total Access
Communication (JTAC). TACS akhirnya tergantikan oleh teknologi GSM, tetapi
khusus di Inggris TACS tergantikan dulu oleh ETACS tahun 1987 (sama dengan TACS
hanya ETACS memakai saluran yang lebih banyak daripada TACS) sebelum benarbenar
tergantikan oleh GSM.
e. C-450 di Jerman
Barat, Portugal dan Afrika Selatan.
Muncul tahun 1980-an
dan berakhir tahun 1988 , awalnya digunakan oleh Jerman Barat, Portugal dan
Afrika Selatan dengan menggunakan frekuensi 450 MHz.
f. C-Netz di Austria
dan Jerman.
Menggunakan teknologi
yang sama dengan C 450 dan merupakan penganti teknologi BNetz,diperkenalkan
tahun 1981 dan berakhir tahun 1988, di Austria dan Jerman.yang dikenal sebagai
Motorphone System 512 yang dioperasikan oleh Vodacom SA.g.
g. Mobitex di Eropa
(Swedia) dan Amerika Utara.
Dikembangkan oleh
Ericsson, berdasarkan standar dari OSI. Di Amerika Utara,Mobitex beroperasi
pada 900 MHz, sedangkan di Eropa pada 400-450 MHz. Mobitex dipergunakan oleh
militer, Polisi, Pemadam kebakaran dan Jasa Ambulan karena keamanan dan
ketahanan jaringannya dibandingan teknologi selular yang lain.
h. DataTAC di Amerika
Serikat (oleh ARDIS) dan Australia (oleh Telecom
Teknologi ini
dikembangan oleh Motorola untuk melayani komunikasi data. Beroperasi di
frekuensi 800 MHz, dengan kecepatan data sampai 19.2 kbit/s.
i. CDPD (Cellular
Digital Packet Data) di Amerika Serikat.
Teknologi
diperkenalkan pada tahun 1992 di Amerika Serikat. CDPD memberi kemampuan kepada
D-AMPS/AMPS untuk komunikasi suara maupun data menggunakan kanal jaringan
sampai kecepatan 19,2 Kbit/s, beroperasi pada frekuensi 800 MHz dan 900 MHz. Mirip
dengan GPRS, sebagai data paket pada jaringan, CDPD dapat menjalankan aplikasi
Internet Protocol (IP) dan dapat bertindak sebagai ekstensi internet di mana
pengguna dapat merasa online terus menerus. Walaupun demikian, pada awal
diperkenalkannya, belum ada aplikasi mobile internet yang dapat menggunakan
teknologi CDPD. Baru pada Mei 2000 AT&T memperkenalkan layanan PocketNet
yang merupakan aplikasi mobile internet HDML (mirip WAP) yang menggunakan CDPD.
2. Teknologi
Generasi Kedua (2G)
Teknologi generasi
kedua muncul karena tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin
baik. Generasi 2G sudah menggunakan teknologi digital. Generasi ini menggunakan
mekanisme Time Division Multiple Access (TDMA) dan Code Division Multiple Access
( CDMA) dalam teknik komunikasinya.
Contoh :
Berbasis TDMA, yaitu :
1. Digital AMPS atau
IS-54 atau IS-136 (D-AMPS) di Amerika Serikat dan Kanada.
Merupakan pengembangan
dari teknologi AMPS.Disebut juga TDMA – Time Division Multiple Access.
Beropersi pada frekuensi 800 MHz (824-849 and 869- 894 MHz) berdasarkan standar
IS-54 dan 1900 MHZ (standar IS-136 untuk mendukung dual band 800 MHz dan 1900
MHz). D-AMPS merupakan telepon selular yang sudah digital, tetapi jaringannya
masih mendukung jaringan analog AMPS.
2. GSM (Global System
for Mobile Communications) di Eropa dan Asia.
3. PDC (Personal
Digital Celluler) yang dioperasikan di wilayah Jepang.
Diluncurkan pertama
kali Maret 1993 merupakan jaringan telekomunikasi berdasarkan TDMA yang di
kembangkan oleh Jepang dan berlaku hanya di Jepang saja, dasar teknologinya
sama dengan GSM, dan dioperasikan oleh NTT DoCoMo pada frekuensi 800 MHz
(downlink 810-888 MHz, uplink 893-958 MHz), dan 1500 MHz (downlink 1477-1501
MHz, uplink 1429-1453 MHz).
4. PHS (Personal Handy
System) atau PAS (Personal Access System) di China, Jepang, Taiwan dan beberapa
negara Asia.
PHS di Jepang
diopersikan oleh J-Phone, mempunyai range frekuensi antara 1895-1918 MHz.
Mempunyai kemampuan two-way calling, roaming, high speed data services, suara
yang jernih dan handover.
5. CSD (Circuit
Switched Data) di Amerika Serikat.
CSD menggunakan single
radio time slot untuk mentrasmisikan data pada kecepatan 9.6 kbit/s pada
jaringan GSM Network dan Switching Subsystem dan dapat dikoneksikan dengan
modem ke jaringan telepon biasa (PSTN) komunikasi biasa dan dial up service.
6. High Speed Circuit
Switched Data (HSCSD).
Teknologi ini memiliki
mekanisme transfer data circuit-switched yang mirip dengan GSM, namun memiliki
kelebihan dalam kemampuan untuk menggunakan lebih dari satu timeslot dari 8
timeslot pada paket data GSM untuk satu kali koneksi (GSM hanya dapat
menggunakan satu timeslot untuk satu koneksi). Kemampuan ini menjadikan HSCSD
dapat mencapai kecepatan transfer data hingga 57,6 kbps (HSCSD merupakan
teknologi penunjang pada jaringan GSM untuk data, tetapi tidak komersilkan
karena boros timeslot dan tergantikan oleh GPRS yang lebih baik).
7. iDEN (Integrated
Digital Enhanced Network) di Amerika Serikat, Kanada, Argentina, Brazil,
Chile,China, Kolombia, El Salvador, Ekuador, Guam, Israel, Japan, Jordan, Korea
Selatan, Mexiko, Peru, Philippina, Puerto Rico, Saudi Arabia, Singapura.
Teknologi komunikasi
mobile berbasis TDMA ini dikembangkan oleh Motorola dengan jumlah jaringan di
20 negara beropersi di saluran 25 kHz, di manfaat untuk radio truk dan sellular
telephone.
Berbasis CDMA, yaitu :
1. CDMAone atau
Interim Standard 95 (IS-95) atau IS-95 CDMA atau TIAEIA-95 di USA, Korea
Selatan, Kanada, Mexiko, India, Israel, Australia, Sri Lanka, Venezuela, Brazil
dan China.
Merupakan sistem
digital yang berbasis teknologi CDMA (Code Division Multiple Access),
beroperasi pada dua kelas gelombang (Band Class 1, 1900 MHz) dan (Band Class 0,
800 MHz). Diperkenalkan oleh Qualcomm pada pertengahan 1990-an dan di dukung
oleh AT&T, Motorola, Lucent, ALPS, GSIC, Prime Co, Samsung, Sony, US West,
Sprint, Bell Atlantic, Time Warner.
3. Teknologi
Generasi Dua Setengah
Teknologi 2.5G
merupakan peningkatan dari teknologi 2G terutama dalam platform dasar GSM telah
mengalami penyempurnaan, khususnya untuk aplikasi data. Untuk yang berbasis GSM
teknologi 2.5G di implementasikan dalam GPRS (General Packet Radio Services)
dan WiDEN, sedangkan yang berbasis CDMA diimplementasikan dalam CDMA2000 1x.
Contoh :
1. GPRS (General
Packet Radio Services).
GPRS merupakan
teknologi overlay yang disisipkan di atas jaringan GSM untuk menangani
komunikasi data pada jaringan. Dengan kata lain dengan menggunakan handset
GPRS, komunikasi data tetap berlangsung di atas jaringan GSM dengan GSM masih
menangani komunikasi suara dan transfer data ditangani oleh GPRS.
2. WiDEN (Wideband
Integrated Dispatch Enhanced Network)
WiDEN merupakan
pengembangan dari iDEN (2G) dari sisi software yang dikembangkan oleh Motorola
dan diperkenalkan pada tahun 1993. WiDEN mampu mentransfer data sampai
kecepatan 100 Kbps dan telah digunakan di 20 negara.
3. CDMA2000 1x Release
0/RTT (1 times Radio Transmission Technology) atau IS-2000 (berdasarkan standar
dari ITU) atau CDMA2000 (berdasarkan standar dari 3GPP2 (3rd Generation
Partnership Project) ).
Merupakan teknologi
pengembangan dari CDMAone dengan penambahan kemampuan pada layanannya dan
beroperasi di frekuensi 400 MHz, 800 MHz, 900 MHz, 1700 MHz, 1800 MHz, 1900
MHz, dan 2100 MHz (khusus di Indonesia beroperasi pada 800 Mhz dan 1900 Mhz).
4. Teknologi
Generasi Ketiga
Teknologi generasi
ketiga (3G Third Generation) dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui dan
merupakan kumpulan para ahli dan pelaku bisnis yang berkompeten dalam bidang
teknologi wireless di dunia.
Contoh :
1. EDGE (Enhanced Data
Rates for Global/GSM Evolution) atau E-GPRS (Enhanced -General Packet Radio
Services).
EDGE merupakan salah
satu standar untuk wireless data yang diimplementasikan pada jaringan selular
GSM diperkenalkan pertama kali pada tahun 2003 dan merupakan tahapan lanjutan
dalam evolusi menuju mobile multi media communication .
2. W-CDMA (Wideband -
Coded Division Multiple Access) atau UMTS (Universal Mobile Telecommunication
System).
UMTS merupakan salah
sistem generasi ketiga yang dikembangkan di Eropa dan mulai diperkenalkan tahun
2004. Standarisasi dari UMTS ini dilakukan oleh European Telecommunication
Standard Institution (ETSI), selain itu Intertational Telecommunications Union
Telecommunication Standardisation Sector (ITU-T) mengerjakan sistem yang sama
dinamakan International Mobile Telecommunation System 2000 (IMT 2000). Kedua
badan standarisasi ini dapat melakukan kerjasama sehingga terbentuk satu sistem
untuk masa yang akan datang. UMTS dirancang sehingga dapat menyediakan bandwith
sebesar 2 Mbits/s. UMTS dapat digunakan oleh perkantoran, rumah dan kendaraan.
3. CDMA2000-1X EV/DV
(Evolution/Data/Voice) dan CDMA2000-1X EV-DO (Data Only)/ (Data Optimized) atau
IS-856.
Merupakan teknologi
yang didukung oleh komunitas CDMA Amerika Utara, dipimpin oleh CDMA Development
Group (CDG). CDMA2000-1X EV (Evolution) dan CDMA2000-1X EV-DO ini merupakan
pengembangan dari teknologi CDMA2000 1x Release 0/RTT atau CDMA2000 (2.5G).
4. TD-CDMA (Time
Division Code Division Multiple Access) atau UMTS-TDD (Universal Mobile
Telecommunication System - Time Division Duplexing) di Eropa.
Merupakan jaringan
data mobile standar teknologi 3G yang dibangun pada jaringan selular telepon
mobile standar UMTS/WCDMA dimana keduanya baik UMTS/WCDMA maupun
TD-CDMA/UMTS-TDD tidak saling mendukung dikarenakan perbedaan cara kerja,
desain, teknologi dan frekuensi yang dipakai.
5. GAN (Generic Access
Network) atau UMA (Unlicensed Mobile Access)
Teknologi ini di
adopsi oleh 3GPP pada bulan April 2005. GAN di tujukan agar sistem
telekomunikasi dapat berjalan secara roaming dan dapat menangani jaringan LAN
(WLAN) dan WAN dalam telepon mobile secara bersamaan.
6. HSPA (High-Speed
Packet Access)
HSPA merupakan
teknologi dari penyatuan dari protocol teknologi mobile sebelumnya, sehingga
memperluas dan menambah kemampuan (terutama dari sisi kecepatan transfer data)
dari protokol UMTS yang telah ada sebelumnya.
7. HSPA+ (HSPA
Evolution)
Merupakan teknologi
pengembangan dari HSPA terutama pada kecepatan transfer data yang dapat
mencapai kecepatan 42 Mbit/s pada downlink dan 11 Mbit/s pada uplink.
8. FOMA (Freedom of
Mobile Multimedia Access) di Jepang.
FOMA merupakan
jaringan 3G pertama di dunia yang mengimplentasikan WCDMA, diluncurkan pada
tahun 2001. FOMA merupakan penamaan layanan 3G oleh operator NTT DoCoMo.
9. HSOPA (High Speed
OFDM Packet Access)
Merupakan teknologi
pengembangan dari UMTS terutama pada teknologi antena yang menggunakan
Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) dan multiple-input
multiple-output (MIMO). HSOPA dikenal juga sebagai Super 3G dapat mentransfer
data sampai kecepatan 100 Mbit/s untuk downlink dan 50 Mbit/s untuk uplink
10. TD-SCDMA (Time
Division Synchronous Code Division Multiple Access).
Merupakan teknologi
generasi ketiga ini masih dikembangkan China oleh Chinese Academy of
Telecommunications Technology (CATT), Datang dan Siemens AG atas proposal dari
China Wireless.
5. Teknologi
Generasi Tiga Setengah
Teknologi 3.5 G atau
disebut juga super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam
peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (>2 Mbps)
sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan video
sharing.
Contoh :
1. High Speed Downlink
Packet Access (HSDPA)
HSDPA merupakan
Evolusi WCDMA dari Ericsson. HSDPA merupakan protokol tambahan pada sistem
WCDMA (wideband CDMA) yang mampu mentransmisikan data berkecepatan tinggi.
2. Wireless Broadband
(WiBro)
WiBro dikembangkan
Samsung bersama dengan Electronics and Technology Research Institute (ETRI) dan
telah mendapat sertifikat dari Wimax Forum.
6. Teknologi
Generasi Keempat (4G)
Nama resmi dari
teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics
Engineers) adalah “3G and beyond”. 4G merupakan sistem berbasis IP terintegrasi
penuh.
Contoh :
1. UMB (Ultra Mobile
Broadband) atau CDMA2000 1xEV-DO Revisi C.
2. UMTS Revisi 8 atau
3GPP LTE (Long Term Evolution/LTE).
LTE mampu kecepatan
rata-rata download 100 Mbit/s,dan kecepatan rata upload 50 Mbit/s sehingga
mendukung semua jaringan berbasis IP.
3. WiMAX (Worldwide
Interoperability for Microwave Access)
WiMAX di perkenalkan
oleh WiMAX Forum pada bulan Juni 2001. WiMAX mempunyai kemampuan dalam transfer
data jarak jauh secara wireless, akses point to point untuk dukungan penuh
akses mobile phone, sehingga dapat menjadi alternatif dari jaringan broadband
dengan kabel an DSL.
7. Teknologi
Generasi Kelima (5G)
Konsep teknologi 5G
adalah sebuah konsep teknologi yang akan memiliki software yang mendefinisikan
skema radio dan modulasi seperti halnya skema pengontrol kesalahan terbaru (
New Error-Control Schemes ) yang dapat didownload melalui internet. Koneksi
tersebut mampu mengakses ke teknologi nirkabel yang berbeda pada waktu yang
sama dan koneksi mampu menggabungkan arus yang berbeda dari teknologi-teknologi
yang berbeda pula. Jaringan 5G.
Contoh :
Enhanced Mobile
Broadband, Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan cloud gaming.
Kemudian sejumlah contoh use cases untuk industri/B2B, di
antaranya AR/VR for industry maintenance, smart
surveillance, smart factory, remote controlling
machinery, remote surgery, drone surveillance, smart seaport,
dan masih banyak lagi.
0 komentar