Tugas 4 : Perkembangan Teknologi Seluler

by - 03.31

 

  1. Jelaskan alasan yang melatar belakangi perkembangan teknologi seluler!
  2. Berikan contoh dari masing-masing teknologi seluler!

 

JAWABAN

 

1. Alasan yang melatar belakangi Perkembangan Teknologi Seluler

Komunikasi merupakan aktifitas pertukaran pesan atau informasi dari setiap pengirim dan penerima pesan atau informasi dari setiap pengirim dan penerima pesan dari informasi tersebut. Komunikasi merupakan salah satu bagian yang paling dipengaruhi oleh adanya perkembangan teknologi. Teknologi komunikasi adalah suatu sistem yang dilakukan oleh masyarakat modern untuk saling berhubungan satu dengan yang lain untuk melakukan pertukaran pesan lewat panca indera sebagaimana fungsi komunikasi dalam manajemen logistik . Perkembangan teknologi secara langsung akan berpengaruh terhadap perkembangan dalam dunia komunikasi.

Perkembangan teknologi telah meningkatkan gaya hidup masyarakat. Manusia diciptakan untuk saling melengkapi, hal ini yang membuat manusia terdorong untuk dapat mempermudah cara berkomunikasi seperti fungsi komunikasi dalam pekerjaan kantor . Alat komunikasi yang digunakan semakin canggih seiiring dengan berkembangan dunia modern. Kurang lebih 30 tahun yang lalu, di Indonesia baru mengenal adanya telepon genggam yang memiliki ukuran yang sangat besar dan berat , kemudian hingga saat ini, telepon genggam yang beredar semakin hari semakin tipis dan ringan. Berikut alasan yang melatar belakangi perkembangan teknologi :

1. Memudahkan Komunikasi

Suka tidak suka kehadiran teknologi sangat memudahkan dalam komunikasi. Kini setiap orang dengan bantuan teknologi dapat berkomunikasi dalam waktu yang cepat dan juga tanpa ada batasan jarak. Tentu saja hal ini memberikan pengaruh positif pada perkembangan dunia komunikasi. Terlebih lagi jika dibandingkan dengan jaman 10-20 tahun yang lalu, maka akan terlihat bagaimana teknologi memberikan sentuhan terbaiknya dalam bidang komunikasi seperti penerapan komunikasi dalam jaringan .

2. Mempercepat Komunikasi

Jika dahulu dengan berkirim surat anda akan bisa mendapatkan balasannya paling cepat 2 minggu. Kini ceritanya akan jauh berbeda, sebab dalam hitungan detik anda sudah bisa mendapatkan balasan pesan jika berkirim pesan lewat sms. Tentu saja hal ini tidak akan terjadi tanpa adanya pengaruh teknologi yang diaplikasikan dalam bidang komunikasi. Sebab kini anda bisa dengan mudah dan cepat mendapatkan segala informasi, sehingga ketika ada hal yang urgent dapat segera mengetahui dan mengatasinya dalam peranan komunikasi dalam media sosial .

3. Memudahkan Pekerjaan

Tidak dipungkiri juka kemudian komunikasi hadir dalam memepermudah pekerjaan. Penggunaan komputer dan internet saat ini semakin memudahkan dan mengefisiensikan pekerjaan manusia. Jika dahulu anda harus menulis laporan, mengetik menggunakan mesin tik, namun dengan hadirnya teknologi kini segala pekerjaan anda lebih mudah. Dengan program yang tersedia anda tinggal memasukkan data dan membiarkan komputer mengolahnya.

4. Komunikasi Lebih Efisien

Jika dahulu komunikasi berjalan dengan sangat lambat dan hanya bisa dilakukam face to face. Kini berkat teknologi semuanya jadi lebih mudah, anda bahkan bisa melihat satu sama lain tanpa harus berdekatan. Jarak bukan laginmenjadi penghalang selama anda menggunakan gawai yang canggih. Bahkan kini hampir semua alat komunikasi dipadukan dengan teknologi ini. So, saat ini jika bicara soal komunikasi maka rasanya sudah tidak ada batasan dan kekurangannya lagi, sebab perkembangan teknologi akan langsung berimbas pada teknologi komunikasi dlaam media komunikasi moderen .

5. Peralatan Komunikasi Lebih Canggih

Hadirnya gawai dan peralatan komunikasi yang canggih tentunya dipengaruhi oleh perkembangan kecanggihan teknologi. Saat ini ponsel yang dibanderol dengan harga 1 jutaan saja bahkan sudah bisa mengaplikasikan teknologi yang canggih. Karena itulah kemudian kini banyak  sekali beredar ponsel dengan harga ekonomi namun dibalut dengan teknologi yang menjanjikan. Tentu saja hal ini sangat membantu dan juga memberikan pengaruh bagi perkembangan dalam dunia perkomunikasian.

6. Akses Informasi Lebih Cepat

Dengan adanya perkembangan teknologi terutama penggunaan internet dalam komunikasi. Kini anda bisa dengan mudah mendapatkan informasi dengan cepat. Terlebih lagi saat ini banyak sekali provider komunikasi yang sudah meningkatkan kecepatan aksesnya. Tentu saja hal ini semakin mempengaruhi proses informasi dalam komunikasi dapat diperoleh dengan lebih cepat, dahulu berkembag teknologi 3G kini anda bisa mengakses segala informasi dengan lebih cepat dengan bantuan jaringan 4G yang pastinya akan membuat anda semakin puas dan menyenangkan dalam berkomunikasi.

7. Menghubungkan Banyak Orang

Ada banyak sekali kisah orang orang yang terputus kontak atau bahkan hilang kembali dapat bertemu lewat jaringan komunikasi. Tentu saja hal ini merupakan sebuah keajaiban yang hanya bisa diberikan oleh sentuhan teknologi dalam komunikasi. Kehadiran teknologi dalam komunikasi memungkinkan banyak orang untuk dapat saling terhubung melalui media sosial, bahkan kita dapat mengenal banyak orang dari berbagai belahan dunia. Tentu saja hal ini serupa dengan dunia berada dalam gengaman anda sebagai pengaruh media baru dalam komunikasi .

8. Akses Tak Terbatas

Kini dimanapun anda berada dibelahan bumi manapaun tetap dapat berkomunikasi dengan keluarga tanpa ada hambatan. Tentunya hal ini semakin mengikis jarak yang jauh jadi dekat dan yang dekat bisa menjadi jauh. Pastinya teknologi memberikan pengaruh terhadap kemudahan dalam akses yang tak terbatas bukan hanya mengenai informasi. Namun juga menghapus jarak yang jauh sehingga kini dimanapun anda berada selama masih terjangkau sinyal provider maka jangan takut akan kehilangan informasi.

9. Persaingan Di Bidang Teknologi Komunikasi

Tahukan anda bahwa perkambangan teknologi dalam komunikasi juga memunculkan persaingan. Saat ini semua provider dan juga produsen gawai berlomba lomba menciptakan teknologi komunikasi yang dapat digunakan oleh manusia. Perkembangan teknologi menciptakan persaingan yang semakin ketat dan juga persaingan sengit. Ada yang membandrol dengan harga murah dengan teknologi standar dan juga harga sekangut dengan kecanggihan teknologi yang mumpuni.

10. Kemudahan Bertukar Informasi

Perkembangan teknologi komunikasi menyebabkan banyak sekali kemudahan dapat dirasakan oleh manusia. Salah satunya adalah kemudahan untuk saling bertukar informasi. Anda dapat dengan mudah mendapatkan informasi dari berbagai sumber dan dari belahan dunia manapun. Anda juga bisa memantau setiap informasi terbaik di semua bidang baik politik, sosial, hingga ekonomi.

11. Mendekatkan Jarak

Perkembangan teknologi dalam komunikaso mampu mengikis jarak antar belahan dunia. Anda bahkan bisa tersa sangat dekat dengan saudara atau kerabat yang letaknya bisa jadi berada pada zona waktu yang berbeda. Sehingga tentunyanya tidak akan ada hanbatan yang bisa dirasakan. Hanya saja memang masih erbatas pada tidak adanya kemampuan untuk bersentuhan secara fisik, sebab hingga kini masih belum ditemukan teknologi yang demikian.

12. Ketergantungan Teknologi

Tahukan ada bahwa keberadaan teknologi menyebabkan manusia menjadi ketergantungan. Mereka bahkan tidak bisa lepas dari teknologi. Bisa jadi teknologi menjadi hal yang paling sulit dilepadkan dimanapun berada. Faktanya banyak sekali orang yang bahkan tak bisa lepas dari gawainya meskipun hanya sehari saja.

13. Kecepatan perkembangan Dunia

Tentu saja dengan adanya teknologi komunikasi yang semakin berkembang menyebabkan kecepatan dalam perkembangan dunia. Teknologi komunikasi yang berkemabang menyebabkan perkembangan di berbagai bidang baik itu sosial, politik bahkan hingga ekonomi

Sumber :http://pakarkomunikasi.com


2. Contoh dari masing-masing teknologi seluler

 

1.      Teknologi Generasi Pertama (1G)

Generasi pertama atau 1G merupakan teknologi handphone pertama yang diperkenalkan pada era 80-an dan masih menggunakan sistem analog. Generasi pertama ini menggunakan teknik komunikasi yang disebut Frequency Division Multiple Access (FDMA). Teknik ini memungkinkan untuk membagi-bagi alokasi frekuensi pada suatu cell untuk digunakan pada masing-masing pelanggan dalam cell tersebut, sehingga setiap pelanggan saat melakukan pembicaraan memiliki frekuensi sendiri.

Contoh :

a. AMPS (Advanced Mobile Phone Service) atau IS-136 di Amerika Serikat.

Teknologi dikembangkan sekitar tahun 1970-an, pertama kali diperkenalkan di New Jersey dan Chicago pada tahun 1978 dan dikomesialkan di Amerika Serikat tahun 1983 dan berakhir pada tahun 2000, AMPS menggunakan frekuensi 800 MHz "Cellular" FM band AMPS cara kerjanya hampir sama dengan IMTS (0G).

b. NMT ( Nordic Mobile Telephony) di Negara-negara Skandavia (Denmark, Finlandia, Norwegia dan Swedia), Swish, Belanda, Eropa Timur (Hungaria, Polandia, Bulgaria, Republik Ceko, Slovakia, Slovenia, Serbia, Kroasia, Bosnia, negara-negara Baltik), Rusia sebagian Timur Tengah (Oman) dan sebagian Asia.

Teknologi ini berkembang sekitar tahun 1980-an. Kemudian NMT 450 dikembangkan oleh Ericsson dan Nokia tahun 1981 yang beroperasi pada frekuensi 450 MHz dengan menggunakan FDD (Frequency division duplex) FDMA. Ada juga NMT-F versi Prancis dari NMT900 diperkenalkan tahun 1986 yang beroperasi pada 900 MHz.

c. HICAP, di Jepang.

HICAP dikembangkan oleh NTT (Nippon Telegraph and Telephone) bulan Desember 1988, dengan frekuensicarrier 25KHz dan menggunakan FDMA sebagai jaringan dari NTT mobile solution.

d. TACS (Total Access Communications System) di Inggris, Italia, Spanyol, Austria, Irlandia, Jepang dan beberapa negara Eropa.

Teknologi yang dikembangkan Motorola yang hampir sama dengan AMPS diperkenalkan tahun 1985. Merupakan standar analog yang dominan dipakai di Eropa yang beroperasi pada frekuensi 900 MHz. Di Jepang TACS dikenal dengan nama Japanese Total Access Communication (JTAC). TACS akhirnya tergantikan oleh teknologi GSM, tetapi khusus di Inggris TACS tergantikan dulu oleh ETACS tahun 1987 (sama dengan TACS hanya ETACS memakai saluran yang lebih banyak daripada TACS) sebelum benarbenar tergantikan oleh GSM.

e. C-450 di Jerman Barat, Portugal dan Afrika Selatan.

Muncul tahun 1980-an dan berakhir tahun 1988 , awalnya digunakan oleh Jerman Barat, Portugal dan Afrika Selatan dengan menggunakan frekuensi 450 MHz.

f. C-Netz di Austria dan Jerman.

Menggunakan teknologi yang sama dengan C 450 dan merupakan penganti teknologi BNetz,diperkenalkan tahun 1981 dan berakhir tahun 1988, di Austria dan Jerman.yang dikenal sebagai Motorphone System 512 yang dioperasikan oleh Vodacom SA.g.

g. Mobitex di Eropa (Swedia) dan Amerika Utara.

Dikembangkan oleh Ericsson, berdasarkan standar dari OSI. Di Amerika Utara,Mobitex beroperasi pada 900 MHz, sedangkan di Eropa pada 400-450 MHz. Mobitex dipergunakan oleh militer, Polisi, Pemadam kebakaran dan Jasa Ambulan karena keamanan dan ketahanan jaringannya dibandingan teknologi selular yang lain.

h. DataTAC di Amerika Serikat (oleh ARDIS) dan Australia (oleh Telecom

Teknologi ini dikembangan oleh Motorola untuk melayani komunikasi data. Beroperasi di frekuensi 800 MHz, dengan kecepatan data sampai 19.2 kbit/s.

i. CDPD (Cellular Digital Packet Data) di Amerika Serikat.

Teknologi diperkenalkan pada tahun 1992 di Amerika Serikat. CDPD memberi kemampuan kepada D-AMPS/AMPS untuk komunikasi suara maupun data menggunakan kanal jaringan sampai kecepatan 19,2 Kbit/s, beroperasi pada frekuensi 800 MHz dan 900 MHz. Mirip dengan GPRS, sebagai data paket pada jaringan, CDPD dapat menjalankan aplikasi Internet Protocol (IP) dan dapat bertindak sebagai ekstensi internet di mana pengguna dapat merasa online terus menerus. Walaupun demikian, pada awal diperkenalkannya, belum ada aplikasi mobile internet yang dapat menggunakan teknologi CDPD. Baru pada Mei 2000 AT&T memperkenalkan layanan PocketNet yang merupakan aplikasi mobile internet HDML (mirip WAP) yang menggunakan CDPD.

 

2.      Teknologi Generasi Kedua (2G)

Teknologi generasi kedua muncul karena tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik. Generasi 2G sudah menggunakan teknologi digital. Generasi ini menggunakan mekanisme Time Division Multiple Access (TDMA) dan Code Division Multiple Access ( CDMA) dalam teknik komunikasinya.

Contoh :

Berbasis TDMA, yaitu :

1. Digital AMPS atau IS-54 atau IS-136 (D-AMPS) di Amerika Serikat dan Kanada.

Merupakan pengembangan dari teknologi AMPS.Disebut juga TDMA – Time Division Multiple Access. Beropersi pada frekuensi 800 MHz (824-849 and 869- 894 MHz) berdasarkan standar IS-54 dan 1900 MHZ (standar IS-136 untuk mendukung dual band 800 MHz dan 1900 MHz). D-AMPS merupakan telepon selular yang sudah digital, tetapi jaringannya masih mendukung jaringan analog AMPS.

2. GSM (Global System for Mobile Communications) di Eropa dan Asia.

3. PDC (Personal Digital Celluler) yang dioperasikan di wilayah Jepang.

Diluncurkan pertama kali Maret 1993 merupakan jaringan telekomunikasi berdasarkan TDMA yang di kembangkan oleh Jepang dan berlaku hanya di Jepang saja, dasar teknologinya sama dengan GSM, dan dioperasikan oleh NTT DoCoMo pada frekuensi 800 MHz (downlink 810-888 MHz, uplink 893-958 MHz), dan 1500 MHz (downlink 1477-1501 MHz, uplink 1429-1453 MHz).

4. PHS (Personal Handy System) atau PAS (Personal Access System) di China, Jepang, Taiwan dan beberapa negara Asia.

PHS di Jepang diopersikan oleh J-Phone, mempunyai range frekuensi antara 1895-1918 MHz. Mempunyai kemampuan two-way calling, roaming, high speed data services, suara yang jernih dan handover.

5. CSD (Circuit Switched Data) di Amerika Serikat.

CSD menggunakan single radio time slot untuk mentrasmisikan data pada kecepatan 9.6 kbit/s pada jaringan GSM Network dan Switching Subsystem dan dapat dikoneksikan dengan modem ke jaringan telepon biasa (PSTN) komunikasi biasa dan dial up service.

6. High Speed Circuit Switched Data (HSCSD).

Teknologi ini memiliki mekanisme transfer data circuit-switched yang mirip dengan GSM, namun memiliki kelebihan dalam kemampuan untuk menggunakan lebih dari satu timeslot dari 8 timeslot pada paket data GSM untuk satu kali koneksi (GSM hanya dapat menggunakan satu timeslot untuk satu koneksi). Kemampuan ini menjadikan HSCSD dapat mencapai kecepatan transfer data hingga 57,6 kbps (HSCSD merupakan teknologi penunjang pada jaringan GSM untuk data, tetapi tidak komersilkan karena boros timeslot dan tergantikan oleh GPRS yang lebih baik).

7. iDEN (Integrated Digital Enhanced Network) di Amerika Serikat, Kanada, Argentina, Brazil, Chile,China, Kolombia, El Salvador, Ekuador, Guam, Israel, Japan, Jordan, Korea Selatan, Mexiko, Peru, Philippina, Puerto Rico, Saudi Arabia, Singapura.

Teknologi komunikasi mobile berbasis TDMA ini dikembangkan oleh Motorola dengan jumlah jaringan di 20 negara beropersi di saluran 25 kHz, di manfaat untuk radio truk dan sellular telephone.

Berbasis CDMA, yaitu :

1. CDMAone atau Interim Standard 95 (IS-95) atau IS-95 CDMA atau TIAEIA-95 di USA, Korea Selatan, Kanada, Mexiko, India, Israel, Australia, Sri Lanka, Venezuela, Brazil dan China.

Merupakan sistem digital yang berbasis teknologi CDMA (Code Division Multiple Access), beroperasi pada dua kelas gelombang (Band Class 1, 1900 MHz) dan (Band Class 0, 800 MHz). Diperkenalkan oleh Qualcomm pada pertengahan 1990-an dan di dukung oleh AT&T, Motorola, Lucent, ALPS, GSIC, Prime Co, Samsung, Sony, US West, Sprint, Bell Atlantic, Time Warner.

 

3.      Teknologi Generasi Dua Setengah

Teknologi 2.5G merupakan peningkatan dari teknologi 2G terutama dalam platform dasar GSM telah mengalami penyempurnaan, khususnya untuk aplikasi data. Untuk yang berbasis GSM teknologi 2.5G di implementasikan dalam GPRS (General Packet Radio Services) dan WiDEN, sedangkan yang berbasis CDMA diimplementasikan dalam CDMA2000 1x.

Contoh :

1. GPRS (General Packet Radio Services).

GPRS merupakan teknologi overlay yang disisipkan di atas jaringan GSM untuk menangani komunikasi data pada jaringan. Dengan kata lain dengan menggunakan handset GPRS, komunikasi data tetap berlangsung di atas jaringan GSM dengan GSM masih menangani komunikasi suara dan transfer data ditangani oleh GPRS.

2. WiDEN (Wideband Integrated Dispatch Enhanced Network)

WiDEN merupakan pengembangan dari iDEN (2G) dari sisi software yang dikembangkan oleh Motorola dan diperkenalkan pada tahun 1993. WiDEN mampu mentransfer data sampai kecepatan 100 Kbps dan telah digunakan di 20 negara.

3. CDMA2000 1x Release 0/RTT (1 times Radio Transmission Technology) atau IS-2000 (berdasarkan standar dari ITU) atau CDMA2000 (berdasarkan standar dari 3GPP2 (3rd Generation Partnership Project) ).

Merupakan teknologi pengembangan dari CDMAone dengan penambahan kemampuan pada layanannya dan beroperasi di frekuensi 400 MHz, 800 MHz, 900 MHz, 1700 MHz, 1800 MHz, 1900 MHz, dan 2100 MHz (khusus di Indonesia beroperasi pada 800 Mhz dan 1900 Mhz).

 

4.      Teknologi Generasi Ketiga

Teknologi generasi ketiga (3G Third Generation) dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui dan merupakan kumpulan para ahli dan pelaku bisnis yang berkompeten dalam bidang teknologi wireless di dunia.

Contoh :

1. EDGE (Enhanced Data Rates for Global/GSM Evolution) atau E-GPRS (Enhanced -General Packet Radio Services).

EDGE merupakan salah satu standar untuk wireless data yang diimplementasikan pada jaringan selular GSM diperkenalkan pertama kali pada tahun 2003 dan merupakan tahapan lanjutan dalam evolusi menuju mobile multi media communication .

2. W-CDMA (Wideband - Coded Division Multiple Access) atau UMTS (Universal Mobile Telecommunication System).

UMTS merupakan salah sistem generasi ketiga yang dikembangkan di Eropa dan mulai diperkenalkan tahun 2004. Standarisasi dari UMTS ini dilakukan oleh European Telecommunication Standard Institution (ETSI), selain itu Intertational Telecommunications Union Telecommunication Standardisation Sector (ITU-T) mengerjakan sistem yang sama dinamakan International Mobile Telecommunation System 2000 (IMT 2000). Kedua badan standarisasi ini dapat melakukan kerjasama sehingga terbentuk satu sistem untuk masa yang akan datang. UMTS dirancang sehingga dapat menyediakan bandwith sebesar 2 Mbits/s. UMTS dapat digunakan oleh perkantoran, rumah dan kendaraan.

3. CDMA2000-1X EV/DV (Evolution/Data/Voice) dan CDMA2000-1X EV-DO (Data Only)/ (Data Optimized) atau IS-856.

Merupakan teknologi yang didukung oleh komunitas CDMA Amerika Utara, dipimpin oleh CDMA Development Group (CDG). CDMA2000-1X EV (Evolution) dan CDMA2000-1X EV-DO ini merupakan pengembangan dari teknologi CDMA2000 1x Release 0/RTT atau CDMA2000 (2.5G).

4. TD-CDMA (Time Division Code Division Multiple Access) atau UMTS-TDD (Universal Mobile Telecommunication System - Time Division Duplexing) di Eropa.

Merupakan jaringan data mobile standar teknologi 3G yang dibangun pada jaringan selular telepon mobile standar UMTS/WCDMA dimana keduanya baik UMTS/WCDMA maupun TD-CDMA/UMTS-TDD tidak saling mendukung dikarenakan perbedaan cara kerja, desain, teknologi dan frekuensi yang dipakai.

5. GAN (Generic Access Network) atau UMA (Unlicensed Mobile Access)

Teknologi ini di adopsi oleh 3GPP pada bulan April 2005. GAN di tujukan agar sistem telekomunikasi dapat berjalan secara roaming dan dapat menangani jaringan LAN (WLAN) dan WAN dalam telepon mobile secara bersamaan.

6. HSPA (High-Speed Packet Access)

HSPA merupakan teknologi dari penyatuan dari protocol teknologi mobile sebelumnya, sehingga memperluas dan menambah kemampuan (terutama dari sisi kecepatan transfer data) dari protokol UMTS yang telah ada sebelumnya.

7. HSPA+ (HSPA Evolution)

Merupakan teknologi pengembangan dari HSPA terutama pada kecepatan transfer data yang dapat mencapai kecepatan 42 Mbit/s pada downlink dan 11 Mbit/s pada uplink.

8. FOMA (Freedom of Mobile Multimedia Access) di Jepang.

FOMA merupakan jaringan 3G pertama di dunia yang mengimplentasikan WCDMA, diluncurkan pada tahun 2001. FOMA merupakan penamaan layanan 3G oleh operator NTT DoCoMo.

9. HSOPA (High Speed OFDM Packet Access)

Merupakan teknologi pengembangan dari UMTS terutama pada teknologi antena yang menggunakan Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) dan multiple-input multiple-output (MIMO). HSOPA dikenal juga sebagai Super 3G dapat mentransfer data sampai kecepatan 100 Mbit/s untuk downlink dan 50 Mbit/s untuk uplink

10. TD-SCDMA (Time Division Synchronous Code Division Multiple Access).

Merupakan teknologi generasi ketiga ini masih dikembangkan China oleh Chinese Academy of Telecommunications Technology (CATT), Datang dan Siemens AG atas proposal dari China Wireless.

 

5.      Teknologi Generasi Tiga Setengah

Teknologi 3.5 G atau disebut juga super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (>2 Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan video sharing.

Contoh :

1. High Speed Downlink Packet Access (HSDPA)

HSDPA merupakan Evolusi WCDMA dari Ericsson. HSDPA merupakan protokol tambahan pada sistem WCDMA (wideband CDMA) yang mampu mentransmisikan data berkecepatan tinggi.

2. Wireless Broadband (WiBro)

WiBro dikembangkan Samsung bersama dengan Electronics and Technology Research Institute (ETRI) dan telah mendapat sertifikat dari Wimax Forum.

 

6.      Teknologi Generasi Keempat (4G)

Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. 4G merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh.

Contoh :

1. UMB (Ultra Mobile Broadband) atau CDMA2000 1xEV-DO Revisi C.

2. UMTS Revisi 8 atau 3GPP LTE (Long Term Evolution/LTE).

LTE mampu kecepatan rata-rata download 100 Mbit/s,dan kecepatan rata upload 50 Mbit/s sehingga mendukung semua jaringan berbasis IP.

3. WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access)

WiMAX di perkenalkan oleh WiMAX Forum pada bulan Juni 2001. WiMAX mempunyai kemampuan dalam transfer data jarak jauh secara wireless, akses point to point untuk dukungan penuh akses mobile phone, sehingga dapat menjadi alternatif dari jaringan broadband dengan kabel an DSL.

 

7.      Teknologi Generasi Kelima (5G)

Konsep teknologi 5G adalah sebuah konsep teknologi yang akan memiliki software yang mendefinisikan skema radio dan modulasi seperti halnya skema pengontrol kesalahan terbaru ( New Error-Control Schemes ) yang dapat didownload melalui internet. Koneksi tersebut mampu mengakses ke teknologi nirkabel yang berbeda pada waktu yang sama dan koneksi mampu menggabungkan arus yang berbeda dari teknologi-teknologi yang berbeda pula. Jaringan 5G.

Contoh :

Enhanced Mobile Broadband, Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan cloud gaming. Kemudian sejumlah contoh use cases untuk industri/B2B, di antaranya AR/VR for industry maintenance, smart surveillance, smart factory, remote controlling machinery, remote surgery, drone surveillance, smart seaport, dan masih banyak lagi.




 


You May Also Like

0 komentar